Jakarta

Warga sempat mendengar ledakan saat kebakaran terjadi di 20 petak hunian dan tempat usaha di Jalan KS Tubun III, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat. Warga melihat api mulai membesar setelah suara ledakan tersebut.

Saepul (31), pemilik warung yang persis berada di samping selatan tempat kebakaran, menuturkan ledakan sempat terdengar cukup keras. Dia juga melihat api mulai membesar dari bangunan dua lantai tersebut.

“Saya sempat dengar ledakan, terus ada api, saat ditelusuri ternyata dari tiang listrik. Saya dengar dari orang luar ini,” ujar Saepul saat ditemui detikcom, Jumat (29/3/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya panik langsung masuk bawa anak saya keluar. Istri saya malah ke atas buat lihat kejadiannya. Itu langsung suruh saya turun lagi,” sambungnya.

Api dari bangunan 20 petak itu sempat berkobar ke arah warung Saepul. Dia mengaku merasakan hawa panas saat keluar dari warung untuk melihat ke arah tempat kebakaran.

“Saya sudah pasrah, ini warung saya tinggal. Yang penting nyawa dulu. Tapi alhamdulillah nggak ikut kebakar, cuma hampir saja. Karena api benar-benar udah niup ke arah warung saya,” katanya.

Warga lainnya, Bukhori (38), salah satu yang tinggal di kontrakan itu menyebut titik api bermula dari bangunan lantai dua. Dia mendengar itu dari temannya yang kala itu berada di lokasi kejadian.

“Yang tahu persis itu tetangga saya. Katanya korsleting listrik terjadi di kamar. Orang-orang yang ada di sana lagi pada salat tidak tahu. Mereka baru tahu pas terjadi ledakan,” ujar Bukhori.

Kala itu Bukhori sedang dalam perjalanan pulang. Setiba di lokasi, dia kaget karena tempat tinggalnya kebakaran.

Bukhori mengungkapkan warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan apar yang tersedia. Namun upaya itu tidak maksimal dan justru kebakaran semakin besar.

“Begitu terlihat api langsung mereka mencoba memadamkan dengan apar, tapi sudah terlambat karena api justru membesar,” ucapnya.

Bukhori menyampaikan kebakaran terjadi pada Kamis (28/3/2024) sekitar pukul 19.40 WIB. Katanya, api baru bisa dijinakkan oleh pemadam kebakaran sekitar pukul 22.00 WIB.

Ketika kejadian, banyak warga sedang melakukan salat tarawih di musala yang terletak di lantai satu. Mereka baru sadar ada kebakaran saat warga dari luar berlari dan berteriak ke arah musala.

Kondisi terkini, lokasi kebakaran telah dipalangi garis polisi. Sisa reruntuhan akibat kebakaran tampak belum dipindahkan.

(dek/dek)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *