Jakarta

Trotoar di Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sempat viral karena ada pungutan liar (pungli) ke pemotor yang hendak menerobos trotoar saat macet. Salah seorang warga, Danu, mengaku sudah melihat pungli itu sejak 2018.

“Saya dulu sejak 2018 sudah sering lihat ada pungli di sini. Cuma waktu itu posisinya beda. Dulu agak ke tengah sana, jadi mereka bawa kayu buat jalan motor, kalau sekarang ke trotoar ya,” ujar Danu di Jalan Pejompongan Raya, Minggu (31/3/2024).

“Saya pernah lihat yang pungli itu pas hujan, kalau setiap pulang kerja itu nggak pasti. Biasanya pas macet-macetnya itu ada, terus besoknya nggak ada, besoknya ada lagi,” sambungnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Danu mengaku bekerja di kawasan Sudirman. Dia mengatakan dirinya selalu pergi dan pulang ke arah Ciledug dengan mengendarai sepeda motor dan melintas di jalan tersebut.

Danu mengatakan pelaku pungli dan pemotor yang menerobos trotoar sama-sama salah. Dia berharap peristiwa itu tak terjadi lagi.

“Salah memang, karena ini tempat jalan kaki. Mereka juga narik uang yang ibaratnya dari orang yang mau melakukan kesalahan juga. Kalau emang nggak mau ada pungli atau motor naik, harus ada penanganan juga dari pemerintah,” ujar Danu.

Warga lainnya, Ghazali, mengatakan pungli di trotoar itu terjadi karena banyak pemotor yang ingin menerobos macet. Dia mengatakan pungli sering terjadi ketika macet.

“Ya, kalau jam sibuk memang sering macet total, orang mikir buat ambil jalur kiri buat ke arah Stasiun Palmerah,” ujar Ghazali.

Pungli di trotoar itu sempat viral di media sosial. Sepeda motor yang hendak mencari jalan pintas melewati jalur pejalan kaki harus membayar uang ke orang yang berjaga di lokasi. Trotoar itu terletak di Jalan Pejompongan Raya, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Barier di trotoar tersebut dibuka jika pengendara motor memberi uang ke ember cat yang dipegang penjaga. Petugas Dishub DKI kemudian mendatangi lokasi viral itu. Saat ini, ada 12 tiang pengaman yang dipasang di trotoar tersebut untuk menghalau pemotor menerobos. Ada juga pot bunga yang diletakkan di akses masuk trotoar.

(haf/haf)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *