Serang

Pelabuhan Ciwandan di Kota Cilegon, Banten, tahun ini akan kembali dibuka untuk melayani pemudik khusus kendaraan motor dan truk. Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, Polda Banten melakukan evaluasi salah satunya mengantisipasi masalah tiket dan penggunaan delay system menuju pelabuhan.

Kapolda Banten Irjen Abdul Karim mengatakan penyebab penumpukan kendaraan di pelabuhan ini tahun lalu adalah pemotor yang belum membeli tiket. Untuk mengantisipasi itu, ia meminta masyarakat membeli tiket lebih awal, termasuk di titik yang telah disediakan, salah satunya di pos pelayanan jalur arteri dan Polresta Serang Kota.

Ticketing sudah kita tertibkan nanti di beberapa titik tempat, khususnya transit rest area itu akan kita buatkan loket, nanti di transit sepeda motor salah satunya di Polres Serang Kota, nanti Polres jadi tempat transit, tempat penampungan di sana kita berikan pelayanan semua fasilitas ada, tempat jual beli ada, musala makan semua ada sampai dengan pembelian tiket untuk roda dua di Ciwandan kita siapkan,” kata Abdul Karim di Serang, Kamis (4/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelemahan ticketing ini, menurut Abdul Karim, memang salah satu persoalan saat Ciwandan dibuka untuk melayani pemudik pada tahun lalu. Ini menjadi bahan evaluasi Polda Banten karena potensi penumpukan di pelabuhan.

Makanya, selain antisipasi soal ticketing, Polda melakukan delay system untuk kendaraan menuju Ciwandan. Jika terjadi penumpukan di pelabuhan, disiapkan kantong-kantong parkir pemotor untuk menunggu.

“Menghindari terjadinya penumpukan, makanya kebijakan tahun ini kita menerapkan adanya kantong-kantong parkir, tempat-tempat transit sepeda motor, jadi sebelum mereka ke Ciwandan sebelum mereka ke Merak dengan menggunakan mobil atau truk ada kantong-kantong yang kami persiapkan, jadi ketika Ciwandan penuh kantong ini kita tahan sebagai tempat penampungan, nanti kalau sudah berkurang dari kantong tadi mereka akan bergeser dan kita sudah simulasikan, kita sudah sosialisasikan kepada publik kantong-kantong area tempat transit sementara untuk warga yang menggunakan sepeda motor,” paparnya.

Saat terjadi delay system ini, nanti ada petugas lalu lintas yang melakukan pengawalan kendaraan untuk masuk ke pelabuhan. Dengan sistem ini, Polda berharap mudik tahun ini melalui Ciwandan berjalan lancar meski ada prediksi peningkatan jumlah pemudik.

“Artinya kelemahan kemarin kita evaluasi tahun ini ya mudah-mudahan dengan adanya peningkatan jumlah pemudik tapi situasi tetap kita kendalikan,” pungkasnya.

(bri/lir)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *