Jakarta

Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot) Jakarta Barat bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) memeriksa takjil di Jalan Panjang, Jakarta Barat. Dari 28 sampel jajanan yang diambil, satu minuman mengandung pewarna tekstil atau rhodamin.

Pemeriksaan makanan takjil di Sentra Takjil, Jalan Panjang, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, dilakukan pada Kamis (4/4/2024) sore. Kepala BBPOM DKI Jakarta, Sofiyani Chandrawati, mengatakan pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampling dan pengujian terhadap makanan-makanan takjil yang dijajakan.

“Pengujian dilakukan BBPOM Jakarta untuk memastikan aspek mutu dan jaminan makanan yang dijual untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengkonsumsi,” kata Sofiyani melalui keterangan tertulis, Jumat (5/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sofiyani menjelaskan pihaknya mengambil 28 sampel berbagai jenis makanan, seperti kue, tahu, mi hingga minuman yang diduga mengandung zat terlarang. Hasilnya, pihaknya masih adanya pelaku usaha yang nakal dengan memberi formalin agar lebih tahan lama.

“Hasilnya dari 28 sampel dari hasil pengujian laboratorium positif terdapat satu, yaitu minuman pacar cina dalam cup yang memakai pewarna tekstil, yaitu rhodamin. Selanjutnya pedagangnya diminta untuk menurunkan minuman tersebut agar tidak dijual. Sedangkan yang lainnya aman,” jelasnya.

Kegiatan ini mengerahkan delapan personel dan satu unit armada mobil laboratorium keliling dibantu jajaran Pemkot Jakarta Barat dan Pramuka. Sementara itu, Kabag Kesra Pemkot Jakarta Barat, Abdurrahman Anwar menuturkan keberadaan pedagang takjil di sentra takjil Jalan Panjang jumlahnya 100 lebih.

“Pemkot Jakarta Barat mendukung sepenuhnya pengecekan takjil yang dilakukan BBPOM di Jakarta selain jadi salah satu jalan sarana edukasi pada pedagang juga masyarakat agar tidak sembarangan dalam membeli makanan demi kesehatan tubuh,” imbuhnya.

(taa/lir)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *