Jakarta

Hanusa (31) kalah ‘war tiket‘ kereta langsung ke Solo pada mudik Lebaran 2024. Dia nyaris gigit jari, tapi untung ada jalan lain.

Tujuan mudik Hanusa sebetulnya ke Boyolali, Jawa Tengah. Namun tidak ada kereta yang melintas langsung menuju daerah itu, maka orang Boyolali biasanya turun di Stasiun terdekatnya, yakni di Solo/Surakarta.

Karena tak sabar ingin mudik, Hanusa pun memutuskan membeli tiket tujuan Semarang, Argomerbabu. Kemudian, saat tiba di Semarang naik Joglosemar Kerto ke Solo Balapan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya kalah ‘war tiket’ kemarin, pas saya buka langsung ludes. Mau ambil yang eksekutif kok ya mahal satunya Rp 700 ribu. Jadi saya pilih yang ke Semarang dulu,” ujar Hanusa kepada detikcom di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/4/2024).

“Kalau dihitung jadi hemat Rp 200 ribu,” sambungnya.

Hanusa berangkat dari Jakarta pukul 14.20 WIB, estimasi sampai Semarang pukul 20.30 WIB. Dia baru akan berangkat menggunakan Joglosemar Kerto pada 21.45 WIB dan sampai Solo pukul 00.15 WIB.

Setelah sampai Solo, nantinya Hanusa akan menggunakan bus atau taksi yang membawanya langsung ke Boyolali. Jika dihitung, paling tidak dia akan menghabiskan waktu sekitar 15 jam perjalanan.

Mau Ngunduh Mantu

Tujuan Hanusa mudik ke Boyolali untuk bertemu dengan keluarga dan sanak saudaranya. Dia juga hendak menyiapkan acara ngunduh mantu di kampung halamannya, yang belum terlaksana sejak dia menikah pada Februari 2024.

Sejatinya Hanusa baru mendapat libur pada mulai Sabtu (6/4/2024), namun karena banyak hal yang perlu disiapkan, dia harus pulang lebih cepat Jumat (5/4). Acara ngunduh mantu itu rencananya digelar pada 13 April 2024.

“Ini sekaligus mudik perdana bersama istri. Tadi saya alhamdulillah dapat izin untuk pulang lebih cepat dari kantor, karena kereta saya berangkat pukul 14.20 WIB,” ujar pria yang bekerja di bidang penyimpanan data itu.

“Jadi di Boyolali itu rumah orang tua saya. Waktu nikah kemarin kami belum sempat buat acara di sana. Jadi pulang ini nanti sekalian mau ngunduh mantu,” imbuhnya.

Sambil Sedekah

Hanusa mengaku sering menggunakan jasa porter jika singgah di stasiun. Meski mampu membawa barang bawaannya sendiri, menggunakan jasa porter adalah caranya untuk memberi sesuatu kepada orang lain.

“Kalau pakai porter sering. Ya sekalian sedekah. Ini juga momen Lebaran pasti bakal buat mereka juga senang,” ujarnya.

Kali ini Hanusa membawa barang bawaan cukup banyak. Terlebih kini dia mudik bersama istrinya.

Hanusa sudah bekerja di Jakarta sejak 2013. Ini pengamalan pertamanya mudik bersama istri dan membawa barang banyak.

“Setiap tahun pasti saya mudik, tapi baru tahun ini sama istri,” ucapnya.

Berbagi Cerita Bersama detikcom Yuk!

detikcom mengundang para pembaca untuk berbagi cerita dan pengalaman selama menjalani mudik pada Lebaran Idul Fitri 2024 ini.

Cerita dan foto dapat dikirimkan ke e-mail redaksi detikcom di alamat redaksi@detik.com. Jangan lupa sertakan nomor telepon yang dapat dihubungi ya.

Ikuti berita-berita terkini dan terkait arus mudik dan arus balik di Teman Mudik 2024.

Salam sehat, semoga lancar sampai tujuan.

(dnu/dnu)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *