Cianjur

Oknum guru SMA Negeri di Cianjur, Jawa Barat, ramai dikritik karena diduga memberi komentar rasis ke Putri Indonesia 2023, Farhana Nariswari, di media sosial (medsos). Komentar bertuliskan ‘Rohingnya’ dari oknum guru pria tersebut ramai dikritik.

Komentar ‘Rohingnya’ itu dituliskan oknum guru itu di postingan salah satu akun media sosial Tiktok yang menampilkan Putri Indonesia 2023, Farhana Nariswari. Warganet menganggap komentar itu sebagai ujaran kebencian dan bentuk rasisme terhadap mojang kelahiran Kota Bandung tersebut.

Kepala SMAN 1 Cianjur Agam Suprianta, mengatakan pihaknya sudah memanggil dan memintai penjelasan terhadap guru tersebut. Selain itu, guru tersebut juga sudah diberi sanksi teguran serta diminta untuk tidak melakukan hal serupa.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Itukan sifatnya personal, tapi tetap kami panggil dan tegur agar tidak mengulangi lagi. Untuk motif guru tersebut membuat komentar seperti itu kami tidak tahu,” kata Suprianta dilansir detikJabar, Sabtu (6/4/2024).

Usai komentar ‘Rohingnya’ viral dan menjadi sorotan, guru SMAN 1 Cianjur mengunggah video permohonan maaf di media sosial. Guru berinisial P itu mengaku meminta maaf atas komentarnya di media sosial dan menyesali perbuatannya yang membuat banyak pihak turut menjadi sasaran warganet.

“Saya Prayoga dengan besar hati menyampaikan permohonan maaf atas komentar negatif saya di media sosial tiktok. Terutama kepada Teh Farhana Nariswari Puteri Indonesia dan yayasan. Mohon maaf juga kepada rekan dan lengbaga yang terdampak dari permasalahan ini. Semoga memberikan pelajaran untuk saya dan semua untuk lebih bijak dalam berdoa sosial,” tuturnya dalam video yang beredar.

Simak selengkapnya di sini.

(jbr/jbr)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *