Cilegon

Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melanjutkan peninjauan di Pelabuhan Ciwandan, Banten. Mereka meninjau langsung para pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (7/4/2024) Muhadjir dan Budi Karya tiba pukul 13.53 WIB. Mereka juga sebelumnya telah memantau kondisi di Pelabuhan Merak.

Muhadjir dan Budi Karya membagikan sembako ke para pemudik di Ciwandan. Sesekali keduanya berkomunikasi dengan pemudik.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melanjutkan peninjauan di Pelabuhan Ciwandan. (Adrial/detikcom)Foto: Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melanjutkan peninjauan di Pelabuhan Ciwandan. (Adrial/detikcom)

Sebelumnya, Muhadjir dan Budi Karya melakukan rapat saat mengunjungi pelabuhan Merak. Rapat dilakukan tertutup.

Turut mendampingi saat kunjungan di Merak Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno, Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, dan Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

Sebelumnya, antrean panjang pemudik juga terjadi di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten. Sejumlah pemudik motor di Ciwandan dilaporkan jatuh pingsan diduga akibat kelelahan saat antre masuk kapal.

Dikutip Antara, Minggu (7/4/2024), pada pukul 10.00 WIB tadi, sejumlah kendaraan roda dua antre menuju Pelabuhan Ciwandan. Kondisi cuaca hari ini di kawasan tersebut juga cukup terik.

Sejumlah pemudik yang membawa anak dan balita memilih turun dari kendaraan untuk mencari area yang lebih teduh. Bahkan dilaporkan ada pengendara yang jatuh pingsan. Petugas di lokasi kemudian dengan cepat mengevakuasi korban ke posko medis untuk dilakukan penanganan.

Anisah Purti, salah seorang pemudik asal Cikarang, mengatakan sudah antre dari pukul 05.00 WIB. Dia berangkat dari Cikarang Tengah malam tadi dan baru sampai Ciwandan di waktu Subuh.

Anisah mengatakan akan mudik ke Tanggamus, Lampung Tengah, dengan lama perjalanan sekitar 7 jam. Dia mengatakan di tengah terik matahari ada pemudik lain yang jatuh pingsan.

“Insyaallah masih kuat karena perjalan 7 jam lagi, yang lain banyak yang pingsan tahun ini mudiknya luar biasa parah macetnya,” katanya.

(ial/idn)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *