Jakarta

Pedagang bumbu giling di Pasar Senen, Jakarta Pusat, kebanjiran pembeli dua hari menjelang Idul Fitri atau Lebaran. Bumbu yang laris dibeli untuk keperluan membuat olahan rendang hingga opor ayam.

Re Alvaro (25), salah satu penjual bumbu giling, mengaku saat ini dagangannya laris ketimbang saat awal dan pertengahan Ramadan. Sudah ratusan bungkus bumbu yang dijualnya sejak tiga hari lalu.

“Sekarang yang beli malah lebih banyak dari awal puasa kemarin. Mungkin karena buat hidangan Lebaran kayak gulai, opor, rendang, dan yang paling kemarin itu buat rica-rica,” ujar Re Alvaro saat ditemui detikcom di Pasar Senen Blok 3, Senin (8/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bumbu giling yang dijual Re Alvaro mematok harga minimal Rp 5.000. Dengan harga tersebut, pembeli biasanya sudah mendapat banyak bumbu yang dimasukkan ke plastik kecil-kecil.

“Kalau harga seberapa pembeli mintanya. Tapi saya patok minimal Rp 5.000. Itu udah dapat banyak, bisa dapat sereh juga,” jelas Re Alvaro.

Menariknya lagi, bumbu giling itu langsung dibuat oleh Re Alvaro. Pria yang berasal dari Padang Pariaman itu juga mengaku beberapa bahan dasar didapatnya langsung dari Medan atau Sumatera.

“Bumbunya kami buat sendiri, olah sendiri. Bahannya kami beli dari penjual asal Medan atau Sumatera. Jadi autentik,” jelasnya.

Pedagang bumbu giling di Pasar Senen, Jakarta Pusat, kebanjiran pembeli dua hari jelang hari raya Idulfitri atau Lebaran, Senin (8/4/2024). Bumbu yang laris dibeli untuk keperluan membuat olahan rendang hingga opor ayam.Bumbu yang laris dibeli untuk keperluan membuat olahan rendang hingga opor ayam. (Taufiq Syarifudin/detikcom)

Seorang pembeli, Rahmat (30), mengaku sangat terbantu dengan adanya penjual bumbu giling. Menurut dia, kadang dia tidak perlu pusing untuk menyiapkan bahan dan tinggal langsung masak.

“Beli di sini bisa tanya, kalau buat rendang mana saja, buat gulai mana saja. Jadi praktis. Harganya juga terhitung murah. Apalagi bisa buat masak banyak,” ungkap Rahmat.

Kepraktisan adalah hal yang dicari buat Rahmat. Dia mengaku tidak terlalu terampil memasak apalagi jika harus menyiapkan bahannya.

“Buat saya yang biasa-biasa saja masaknya. Ini jadi praktis. Tinggal masuk-masukin aja,” ucapnya.

(rfs/rfs)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *